Rangka atap stadion utama PON XVIII di Kompleks Kampus Unri Panam Pekanbaru pasca rubuhnya sepekan lalu, kini telah terpasang kembali sekitar 60 persen.
Menurut keterangan Project Manager PP Adhy Wika KSO Nanang Siswanto didampingi Wakilnya Hendri dan Komite KSO Diky Eldiyanto kepada Riau Pos Kamis (17/3), rubuhnya rangka atap atau rafter Main Stadium itu sepekan lalu karena windbracing (ikatan angin) rangka atap belum sempat terpasang sempurna.
Ini dikatakannya seusai acara penghijauan di Kompleks Main Stadium PON XVIII dalam rangka memeriahkan Hari Pers Nasional 2011 dan HUT PWI ke-65 serta menyambut PON XVIII 2012 sekaligus Pencanangan Go Green 2011.
Menurut Nanang, ketika belum terpasang sempurna itu ada angin kencang yang menurut catatan BMKG Pekanbaru kecepatan anginnya mencapai 50 knot atau 100 Km per jam dan menerpa rafter yang saat itu baru terpasang sekitar 58 unit, tapi yang rubuh hanya 19 unit. Rafter itu bukan patah tapi cuma bengkok.
Menanggapi kekhawatiran masyarakat yang akan menonton di stadion itu nantinya apakah aman dan tak tertimpa besi rangka atap itu, selaku kontraktor pelaksana pembangunan menurut Nanang, pihaknya menjamin tak akan rubuh lagi.
Sebab katanya, rangka atap itu sudah melalui uji dan ada sertifikat pengujian. Sebelum dikirim ke Pekanbaru, rafter yang terbuat dari besi itu sudah melalui tes material di Balai Besar Penelitian Teknologi (BBPT) Pusat. Juga sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) dan kriteria design (perancangan).
‘’Sekarang ini 40 persen lagi rangka atap belum dipasang, namun kami secara profesional akan terus melaksanakan pemasangannya. Rafter yang rubuh dan rusak sepekan lalu itu sudah kami ganti dengan yang baru dan itu ditanggung perusahaan kami,’’ tegas Nanang.
Tak Menghambat
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau, Zulkifli kepada Riau Pos, Kamis (17/3) mengatakan, kerusakan yang sempat terjadi tidak menghambat pengerjaan yang dilaksankan salah satu pengelola. Bahkan diagendakan seluruh pembangunan akan tuntas pada akhir 2011 nanti.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau, Zulkifli kepada Riau Pos, Kamis (17/3) mengatakan, kerusakan yang sempat terjadi tidak menghambat pengerjaan yang dilaksankan salah satu pengelola. Bahkan diagendakan seluruh pembangunan akan tuntas pada akhir 2011 nanti.
‘’Tidak ada masalah dengan kejadian yang lalu. Kita terus melakukan penyambungan baja penyangga yang ada. Yang rusak sudah kita kembalikan kepada pengembang, dan itu terserah mereka. Jika dari kita, kita ingin baja yang baru. Pembangunan tetap kita gesa sampai target akhir tahun ini tuntas,’’ jelasnya.(azf/eko)
Sitemap
Forum Komunikasi
Kebijakan
Kontak Me
0 komentar:
Posting Komentar