Pekanbaru (LKARNEWS) KPU Pekanbaru akhirnya membatalkan untuk menggelar debat kandidat untuk dua calon walikota yang ditandai keluarnya surat bernomor 657/KPU-PBR-004.435265/IV/2011 . Pasalnya, calon walikota Septina Primawati Rusli menolak mengikutinya.
Debat Kandidat Sebagai wahana baru dalam alam demokrasi Indonesia dan secara khusus bagi para kandidat calon walikota dan calon wakil walikota Pekanbaru. disamping sebagai ajang komitmen/kampanye dari kandidat, dan debat kandidat juga bisa sebagai fit and proper tes.tetapi harus dibatalkan dikarenakan oleh KPUD Pekanbaru dikarenakan keberatan salah satu calon
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pekanbaru Yusri Munaf membenarkan batalnya digelar debat kandidat peserta Pemilukada Pekanbaru. Penyebabnya, salah satu dari dua pasangan menolak mengikuti debat kandidat.
"Ada keberatan dari pihak pasangan Septina-Erizal untuk mengikuti debat kandidat, sehingga tidak mungkin debat digelar hanya melibatkan satu pasangan," ujar Yusri Munaf kepada wartawan di Pekanbaru
Hanya saja Yusri Munaf tidak bersedia menjelaskan alasan penolakan pasanan Septina-Erizal mengikuti debat kandidat.
Ketua Tim media Center Firdaus - Ayat M. Akhyar mengatakan bahwa firdaus- Ayat sangat siap untuk mengikuti debat kandidat tersebut."kita sudah siap untuk mengikuti debat kandidat tersebut" katanya.
Sementara itu Ketua Tim Koalisi Septina-Erizal (Berseri), Muhammadun Royan mengatakan, bahwa jagonya tidak isa ikut debat kandidat karena harus bersilaturahim dengan masyarakat. "Kebetulan bersamaan dengan jadwal debat kandidat oleh KPU itu, BERSERI juga jauh-jauh hari sudah diundang bersilaturahmi dengan masyarakat," jelasnya kepada wartawan .
Menurutnya, BERSERI tidak ingin mengecewakan masyarakat yang mengundangnya. Pihaknya, juga tidak akan merasa rugi apabila tidak mengikuti debat kandidat itu. "Bersilaturahmi dan bertatap muka langsung dengan masyarakat, juga menyampaikan Visi dan Misi secara langsung. Ini lebih efektif kerena bersentuhan langsung dengan masyarakat,"paparnya lagi.(lkr)
Sitemap
Forum Komunikasi
Kebijakan
Kontak Me
0 komentar:
Posting Komentar