Home » » Polisi Gelandang Belasan Anak Punk

Polisi Gelandang Belasan Anak Punk

Written By LKAR on Rabu, 06 April 2011 | 07.11

DUMAI (LKARNEWS) - Belasan anak punk ditangkap oleh pihak kepolisian Resort Kota Dumai Karena dianggap mengganggu ketertiban umum. Satu persatu diantara mereka yang sedang mengamen di persimpangan jalan itu langsung dimasukan ke dalam sebuah truck. Dan dari belasan anak punk itu kebanyakan badan mereka dipenuhi tato. Setelah itu, mereka pun digelandang ke kantor polres. Sambil duduk termenung di lantai, lalu satu persatu diantara mereka pun didata, baik itu mengenai asal usul mereka, umur, alamat kampung dan lain lain. Rencananya mereka akan diserahkan ke Dinas Sosial sebagai pihak yang terkait untuk menangani masalah ini.

Terkait masalah anak punk tersebut, saat ditanyakan kepada Dinas Sosial melalui Kasi Rehabilitasi Aris Supriyanto, mengatakan belum mengetahui masalah tersebut karena belum ada laporan dari pihak kepolisian.

Aris mengatakan,” anak punk ini selain mengganggu ketertiban umum, kehadiran mereka juga suatu masalah sosial yang harus ditanggulangi dengan segera. Dan ini adalah fenomena sosial dari arus moderenisasi yang sudah kebablasan," ujarnya.

Dinas Sosial telah sering melakukan penangkapan dan melakukan rehabilitasi terhadap mereka, bahkan mereka telah dipulangkan ke daerah mereka masing masing. Namun meskipun telah di pulangkan dan telah dibuat surat pernyataan mereka tetap saja datang lagi dan melakukan perkumpulan komunitasnya. Tak jarang pula mereka ini berbaur antara laki laki dan perempuan, dan saat ditanyakan tentang hal ini mereka mengatakan telah menikah.

Menurut Aris, mereka ini senang melakukan perkumpulan dan mengadakan pertemuan di berbagai kota misalnya membuat pertemuan di Batam, Pekan Baru dan berbagai kota lainnya.

Aris mengatakan, setiap ada laporan dari masyarakat baik itu tentang anak punk, pengemis dan gelandangan, orang gila dan lainnya. Dinas Sosial selalu melakukan penertiban dan langsung turun kelapangan bersama Satpol PP bahkan dibantu juga oleh pihak TNI dan Polri. “kita akan selalu memberikan penertiban dan rehabilitasi kepada mereka karena kita juga kasian melihat mereka yang masih muda, sedangkan masa depan mereka seolah olah seperti orang yang ditelantarkan. Seharusnya seusia mereka masih duduk dibangku sekolah namun malah menjadi orang yang tidak tentu arah masa depannya,”katanya. (rid)

0 komentar:

Posting Komentar

Daerah