Untuk menghasilkan sebuah karya tidak perlu mengeluarkan uang yang banyak, cukup dengan memanfaatkan benda-benda yang ada disekitar kita ditambah dengan keahlian seseorang dalam mengolah benda-benda yang ada, bahkan botol bekas pun bisa menjadi benda yang bernilai tinggi jika diberikan sentuhan seni seseorang.
Hari baru saja menunjukkan pukul 12.00 siang dimana matahari sangat terik, hampir semua ruas jalan yang ada di kota pekanbaru di padati dengan kendaraan bermotor berlalu lalang karena waktu itu hari libur nasional.
Ditengah masyarakat kota pekanbaru menikmati hari libur nasional bersama keluarga, di ruangan yang dibatasi dengan etalase kaca disebuah butik pakaian muslim yang terletak dijalan paus Pekanbaru terlihat Dua sosok wanita yang tengah sibuk dengan pekerjaaannya tanpa menghiraukan yang terjadi disekitarnya, disebelah kiri dari seorang wanita tersebut terdapat kumpulan botol bekas, sesekali 2 orang wanita tersebut saling berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya. sebenarnya apa yang dilakukan oleh dua orang kaum hawa tersebut??
Ternyata dua orang tersebut adalah Yeni warga jalan Paus Pekanbaru bersama adiknya yang tengah sibuk membuat kerajinan tangan Boneka dari Botol plastik bekas, yeni juga merupakan salah seorang dosen di fakultas teknik Universitas Riau memulai kerajinan tangan tersebut sejak 6 bulan yang lalu dengan memanfaatkan waktu liburnya dengan menyalurkan hobi sekaligus berkarya.
Bentuk boneka yang dibuat oleh yeni cukup beragam mulai dari ukuran kecil yang dijadikan gantungan kunci hingga ukuran besar yang bisa digunakan untuk hiasan mobil ataupun hiasan dirumah. Bahkan Yeni menghiasi boneka tersebut dengan berbagai berpakaian adat nasional dan ada yang dihias tema PON XVIII.Selain itu juga harga yang ditawarkan Yeni pada setiap karyanya juga beragam mulai dari Rp.10.000,- hingga Rp.50.000,- tergantung dengan bentuk dan ukurannya.
Dikatakan Yeni ide pembuatan Boneka tersebut terinspirasi dari membaca sebuah majalah yang ia baca disalah satu toko buku yang ada di Pekanbaru, sejak itulah ia bertekad untuk membuat sebuah karya dengan memanfaatkan botol bekas. " Saya beberapa waktu lalu sempat berkunjung ke Toko Buku disana saya membaca sebuah majalah didalamnya ada artikel yang berisi tentang pemanfaatan barang bekas menjadi barang jadi" katanya ketika ditemui LKARNEWS .
selain itu ia juga mencoba membina beberapa orang terdekatnya yang tidak memiliki aktivitas saat ini dengan harapan apa yang ia lakukan bersama orang-orangnya dapat membantu perekonomian bagi orang- orang yang bekerja dengannya Bagi yeni , apa yang ia lakukan hanya sebagai hobi saja dan tidak berharap untuk mengambil keuntungan dari yang ia kerjakan, namun hal itu lebih menitik beratkan pada membuka lapangan kerja bagi masyarakat yang ada disekitarnya. " saya mulanya mengerjakan boneka ini hanyalah untuk menyalurkan hobi sekaligus untuk membina orang-orang terdekat saya untuk berkarya" ungkapnya
Berkat kerja kerasnya bersama tim kini boneka yang terbuat dari berbagai botol bekas tersebut telah mulai banyak dihasilkannya yang terpajang di sebuah etalase yang terdapat pada butik miliknya dengan berbagai bentuk.
Berbicara tentang PON XVIII yang akan digelar tahun 2012 mendatang di propinsi riau , ia mengaku akan turut andil dalam mempromosikan karya dia bersama timnya . hal ini telah dibuktikannya dengan beberapa boneka bertuliskan pon xviii telah siap dibuatnya yang nantinya akan dijadikan sebagai oleh –oleh bagi para pengunjung yang akan meramaikan perayaan pon xviii dari berbagai daerah yang ada di indonesia.
Jika dilihat sekilas boneka tersebut dibuat yeni dan timnya sangat mudah dan tidak terlalu memakan banyak tempat. pertama yeni mengumpulkan botol-botol bekas kemudian botol tersebut ia bersihkan setelah itu botol-botol tersebut ia beri sedikit cat, setelah itu ia gunakanlah imajinasinya dan juwa seninya untuk mengiasi botol tersebut dengan memberikan sentuhan seninya serta dengan memberikan sedikit asesoris maka jadilah boneka yang cantik dan menarik tersebut.
Kini karya Yeni dan Timnya telah mulai dikenal, karena beberapa ivent pergelaran yang telah diikutinya mendapat respon positif dari orang yang telah melihat boneka tersebut bahkan beberapa waktu lalu ia juga telah melihatkannya kepada disperindag Kota Pekanbaru dan mendapat respon positif bahkan akan diadakan pembinaan kepada dia dan timnya melalui disperindag kota Pekanbaru .(dar)
Ditengah masyarakat kota pekanbaru menikmati hari libur nasional bersama keluarga, di ruangan yang dibatasi dengan etalase kaca disebuah butik pakaian muslim yang terletak dijalan paus Pekanbaru terlihat Dua sosok wanita yang tengah sibuk dengan pekerjaaannya tanpa menghiraukan yang terjadi disekitarnya, disebelah kiri dari seorang wanita tersebut terdapat kumpulan botol bekas, sesekali 2 orang wanita tersebut saling berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya. sebenarnya apa yang dilakukan oleh dua orang kaum hawa tersebut??
Ternyata dua orang tersebut adalah Yeni warga jalan Paus Pekanbaru bersama adiknya yang tengah sibuk membuat kerajinan tangan Boneka dari Botol plastik bekas, yeni juga merupakan salah seorang dosen di fakultas teknik Universitas Riau memulai kerajinan tangan tersebut sejak 6 bulan yang lalu dengan memanfaatkan waktu liburnya dengan menyalurkan hobi sekaligus berkarya.
Bentuk boneka yang dibuat oleh yeni cukup beragam mulai dari ukuran kecil yang dijadikan gantungan kunci hingga ukuran besar yang bisa digunakan untuk hiasan mobil ataupun hiasan dirumah. Bahkan Yeni menghiasi boneka tersebut dengan berbagai berpakaian adat nasional dan ada yang dihias tema PON XVIII.Selain itu juga harga yang ditawarkan Yeni pada setiap karyanya juga beragam mulai dari Rp.10.000,- hingga Rp.50.000,- tergantung dengan bentuk dan ukurannya.
Dikatakan Yeni ide pembuatan Boneka tersebut terinspirasi dari membaca sebuah majalah yang ia baca disalah satu toko buku yang ada di Pekanbaru, sejak itulah ia bertekad untuk membuat sebuah karya dengan memanfaatkan botol bekas. " Saya beberapa waktu lalu sempat berkunjung ke Toko Buku disana saya membaca sebuah majalah didalamnya ada artikel yang berisi tentang pemanfaatan barang bekas menjadi barang jadi" katanya ketika ditemui LKARNEWS .
selain itu ia juga mencoba membina beberapa orang terdekatnya yang tidak memiliki aktivitas saat ini dengan harapan apa yang ia lakukan bersama orang-orangnya dapat membantu perekonomian bagi orang- orang yang bekerja dengannya Bagi yeni , apa yang ia lakukan hanya sebagai hobi saja dan tidak berharap untuk mengambil keuntungan dari yang ia kerjakan, namun hal itu lebih menitik beratkan pada membuka lapangan kerja bagi masyarakat yang ada disekitarnya. " saya mulanya mengerjakan boneka ini hanyalah untuk menyalurkan hobi sekaligus untuk membina orang-orang terdekat saya untuk berkarya" ungkapnya
Berkat kerja kerasnya bersama tim kini boneka yang terbuat dari berbagai botol bekas tersebut telah mulai banyak dihasilkannya yang terpajang di sebuah etalase yang terdapat pada butik miliknya dengan berbagai bentuk.
Berbicara tentang PON XVIII yang akan digelar tahun 2012 mendatang di propinsi riau , ia mengaku akan turut andil dalam mempromosikan karya dia bersama timnya . hal ini telah dibuktikannya dengan beberapa boneka bertuliskan pon xviii telah siap dibuatnya yang nantinya akan dijadikan sebagai oleh –oleh bagi para pengunjung yang akan meramaikan perayaan pon xviii dari berbagai daerah yang ada di indonesia.
Jika dilihat sekilas boneka tersebut dibuat yeni dan timnya sangat mudah dan tidak terlalu memakan banyak tempat. pertama yeni mengumpulkan botol-botol bekas kemudian botol tersebut ia bersihkan setelah itu botol-botol tersebut ia beri sedikit cat, setelah itu ia gunakanlah imajinasinya dan juwa seninya untuk mengiasi botol tersebut dengan memberikan sentuhan seninya serta dengan memberikan sedikit asesoris maka jadilah boneka yang cantik dan menarik tersebut.
Kini karya Yeni dan Timnya telah mulai dikenal, karena beberapa ivent pergelaran yang telah diikutinya mendapat respon positif dari orang yang telah melihat boneka tersebut bahkan beberapa waktu lalu ia juga telah melihatkannya kepada disperindag Kota Pekanbaru dan mendapat respon positif bahkan akan diadakan pembinaan kepada dia dan timnya melalui disperindag kota Pekanbaru .(dar)
Sitemap
Forum Komunikasi
Kebijakan
Kontak Me


0 komentar:
Posting Komentar