Home » » Kasus DBD Merebak di Pekanbaru, Warga diminta Waspada

Kasus DBD Merebak di Pekanbaru, Warga diminta Waspada

Written By LKAR on Jumat, 08 Juli 2011 | 09.39

PEKANBARU (LKARNEWS)-  Pada Tahun 2011 ini kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) merebak di kota Pekanbaru  .Semester pertama ini saja, tercatat 200 kasus dengan dua korban jiwa. Terbanyak, di Kecamatan Marpoyan Damai 32 kasus, terkecil terjadi di Kecamatan Sail sembilan kasus. Padahal dana penanggulangan DBD ini sudah dianggarkan.

Hal ini diakui Kepala Dinas Kesehatan kota Pekanbaru Dahril Darwis kepada wartawan mengatakan, cuaca ekstrim terjadi di Pekanbaru memicu meningkatnya wabah penyakit DBD ini.

"Peningkatan siknifikan kasus DBD memang terjadi pertengahan tahun ini. Kasusnya sudah mencapai 200, dan dua meninggal, sedangkan 2010 terdata 200 kasus dalam setahun," aku Dahril.

Untuk itu Dahril mengimbau, agar masyarakat tetap waspada dan selalu menjaga kebersihan lingkungannya. Dengan cara pencegahan, lanjut Dahril, tentunya ini dapat dilakukan dengan membersihkan selokan, penampungan air serta tempat-tempat lain.

"Warga harus secara rutin menguras dan membersihkan bak-bak penampungan air. Apalagi, saat ini sebagian masyarakat, belum menikmati pelayanan air bersih PDAM, sehingga mereka harus memanfaatkan drum dan peralatan lainnya untuk menampung air," jelasnya.

Caranya, jelas Dahril, taburkan abate ke dalam air yang telah dibersihkan, agar jentik nyamuk tidak dengan cepat berkembang biak di dalam bak penampungan,” sarannya.

Lebih lanjut Darwis menghimbau, jika ada demam tinggi yang diderita salah satu anggota keluarga maka, dengan tanda bercak merah, maka segera bawa ke puskesmas atau ke rumah sakit. "Jika sudah 3 hari pertama segera bawa, jangan karena demam biasa dibiarkan. Itu bisa berbahaya," ucapnya.

Sementara di tempat terpisah Wakil Ketua Komisi III DPRD kota Pekanbaru Ade Hartati, yang membidangi permasalahan tersebut. Katanya, jangan jadikan alasan alam sehingga membuat kasus DBD meningkat.

"Anggaran penanggulangi permasalahan DBD sudah dianggarkan. Mulai dari Foging dan pelatihan jumantik. Mengapa hingga kini, DBD makin meningkat dari tahun sebelumnya," tegas Ade dengan nada tinggi.

Jadi ia meminta, agar pihak terkait segera tinjau ke lapangan. Jangan sampai ini terjadi berlarut-larut. (lkrn)

0 komentar:

Posting Komentar

Daerah