![]() |
| M Sabarudi |
![]() |
| Yuzamri Yakub |
Zulfan Sulaiman anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbarukepada wartawan mengatakan bahwa Hearing tersebut dilakukan untuk mengevalusi sistem PPBD Online karena banyak permasalahan yang ditimbul pada sistem ini. "Hearing yang dilakukan ini untuk mengevaluasi sistem PPDB online, karena banyak sekali permasalahan yang ditimbulkan dalam sistem ini. Sebaiknya Disdik harus akui kesalahan ini dan terus evaluasi," ujarnya
Hearing dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, M Sabarudi ST, dan dihadiri Kepala Disdik Kota Pekanbaru Yuzamri Yakub MPd dan Sekretaris Disdik Kota Pekanbaru Saadunir.
Zulfan juga mengatakan, permasalahan anak tempatan menjadi topik utama dalam diskusi ini. Bahkan, anak yang memiliki nilai tinggi, ternyata tidak tercantum dalam pengumuman siswa.
"Masalah kriteria anak tempatan itu, katanya diprioritaskan. Tapi ternyata masih banyak anak yang tinggal di sekitar sekolah, justru tidak diterima di sekolah yang bersangkutan," ujar Zulfan.
Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Sabarudi ST mengatakan, dalam evaluasi PPDB online kemarin, memang ditemukan banyak kekacauan. Hasil pertemuan, Disdik telah memaparkan persoalannya.
"Pengakuan Disdik telah terjadi sistem eror. Tapi, sistem ini telah diselesaikan dan telah diatasi semua," jelasnya.
Menanggapi hal itu, Kepala dinas pendidikan Pekanbaru, Yuzamri Yakub mengatakan, pelaksanaan PPDB memang terjadi kesalahan pada sistem. Tapi, kekacauan ini sudah diselesaikan berdasarkan masukan dari masyarakat terutama orangtua siswa.
"Masalahnya jaringan program komputer rusak, namun sudah kita selesaikan. Masukan berbagai pihak dan khususnya anggota dewan terhormat kami jadikan sebagai evaluasi di masa mendatang," jelasnya.(LKARN)
Sitemap
Forum Komunikasi
Kebijakan
Kontak Me


0 komentar:
Posting Komentar