Jon Erizal Nonton Wayang Semalam Suntuk
| F. Riauterkini |
SIAKKECIL (LKARN)-Bakal calon (Balon) Gubernur Riau yang diusung PAN dan
PKS, H. Jon Erizal, SE. MBA, memberikan apresiasi terhadap kesenian daerah.
Termasuk kesenian wayang yang sudah mendarah daging bagi sebagian masyarakat
Riau keturunan Jawa.
“Seni adalah bagian dari hidup kita. Dengan seni, kehidupan akan lebih
bermakna,” ujarnya ketika menyaksikan wayang semalam suntuk di Desa Langkat,
Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (29/9/12) lalu.
Ratusan warga tumplek blek memadati halaman Balai Desa Langkat
untuk menyaksikan wayang semalam suntuk. Ki Dalang Tunasir yang sengaja
didatangkan dari Dumai menampilkan lakon “Betari Sri Mulih”.
Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Pembina Paguyuban Jawa Bengkalis yang juga
anggota DPRD Riau, Bagus Santoso, anggota DPRD Bengkalis Anung Siswanto, tokoh
masyarakat Siak Kecil Tubari, Kepala Desa Langkat Tukiran, serta tokoh
masyarakat Langkat Haji Parmin dan Misiran.
Menurut Jon Erizal, bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan kaya akan
seni budaya. Begitu pula di Riau yang masyarakatnya heterogen. Beragam seni
budaya daerah, seperti Melayu, Jawa, Minang, Batak, Sunda, Kalimantan, Sulawesi
dan daerah lainnya, ada di Bumi Lancang Kuning ini.
“Kesenian dan budaya daerah ini merupakan aset yang wajib kita lestarikan,” kata
putra Melayu Pesisir ini.
Tokoh masyarakat Haji Parmin mengatakan atraksi wayang semalam suntuk ini sudah
rutin dilaksanakan di Desa Langkat. Tahun ini disejalankan dengan program Desa
Bersih.
Dia berterima kasih kepada tokoh masyarakat Jawa, Bagus Santoso yang sudah
membantu peralatan lengkap wayang, sehingga kesenian Jawa ini dapat
dilestarikan.
“Kalau dulu peralatannya belum lengkap, sekarang sudah lengkap, jadi kesenian
ini dapat rutin dilaksanakan,” ujarnya seperti yang dilansir riauterkini.com.
Kepala Desa Langkat Tukiran menyambut baik kehadiran bakal calon Gubernur Riau
H. Jon Erizal. “Kehadiran bapak calon gubernur bersama anggota DPRD ini,
diharapkan dapat memberikan kemajuan buat masyarakat sini. Kami sangat
berterima kasih,” ujarnya.
Tukiran berharap perhatian terhadap infrastruktur desa seperti jalan dan
jembatan serta rumah ibadah yang sampai saat ini masih terbengkalai.
Menurut Bagus Santoso, pihaknya akan terus berupaya membantu masyarakat dengan
mengalokasikan dana pembangunan di Provinsi Riau dan Kabupaten Bengkalis untuk
desa tersebut.
Untuk rumah ibadah, katanya, tahun ini sudah diangggarkan di APBD Bengkalis.
Sedangkan jembatan, masih dicarikan peluang pada APBD Riau tahun 2013. “Insya
Allah kita akan perjuangkan untuk masyarakat sini melalui APBD Provinsi Riau,”
ujarnya. (LKARN/rtc)
Sitemap
Forum Komunikasi
Kebijakan
Kontak Me
0 komentar:
Posting Komentar